POLITIK “BUSUK” PEMBUATAN SIM

download

Assalamualaikum masbro mbabro…

iimvixby – Heran,, heran sekali ketika saya mendengar penuturan rekan yang membuat sim baru tanggal 22 Agustus 2016 di salah satu kota di Kalimantan Selatan. Ya, ini fakta dan saya berani bersumpah Demi apapun juga. Demi Allah pun saya berani bahwa yang saya tulis ini fakta dilapangan.

Seperti kita ketahui bersama, membuat Sim adalah sebuah kewajiban bagi pengendara kendaraan bermotor, tarif yang dikenakan pun menurut website polri.go.id . Tarif sebagai berikut (diakses tanggal 23 Agustus 2016 jam 08.00 WIB)

Biaya penerbitan SIM
PP 50/2010
1. SIM A
– Pembuatan SIM A Baru : Rp 120.000
– Perpanjang SIM A: Rp 80.000
2. SIM B1
– Pembuatan SIM B1 Baru : Rp 120.000
– Perpanjang SIM B1: Rp 80.000
3. SIM B2
– Pembuatan SIM B2 Baru : Rp 120.000
– Perpanjang SIM B2: Rp 80.000
4. SIM C
– Pembuatan SIM C Baru : Rp 100.000
– Perpanjang SIM C: Rp 75.000
5. SIM D (Penyandang disabilitas/berkebutuhan khusus)
– Pembuatan SIM D Baru : Rp 50.000
– Perpanjang SIM D: Rp 30.000
6. SIM Internasional
– Pembuatan SIM Internasional Baru : Rp 250.000
– Perpanjang SIM Internasional: Rp 225.000

(Sumber : http://https://www.polri.go.id/layanan-sim.php )

Fokus ke pembuatan Sim A.  Tertera jelas bahwa membuat Sim A baru Rp.120.000 dan memperpanjang Rp.80.000. Harga yang relatif murah menurut saya.Berbeda dilapangan, teman saya membuat sim A baru dikenakan Rp.150.000. Looh beda Rp.30.000 saja ribut? Bukan begitu. Itu diurus melalui “kenalan” orang dalam. Yaaa…. Terbayang jika itu bukan
karena orang dalam !!!

Bahkan rekan saya iseng bertanya kepada sesama yang bikin sim baru diruang tunggu. Amazing jawabannya adalah Rp.400.000 ++

Praktek apa ini? Negeriku Indonesia….

Iya… Tapi itu Sim A “nembak” kok…

Beda cerita dengan rekan saya yang lain. Memperpanjang Sim C dikenakan tarif Rp.150.000. Kemana uang lebihan dua kali lipat tersebut? Mungkin gaji mereka kurang? Siapa yang tau !!!

Beda cerita dengan rekan saya yang lain lagi. Dulu, syarat membuat Sim harus membawa surat keterangan sehat dari dokter, bebas dokter mana aja, salah satunya dokter di Puskesmas dan Puskesmas hanya menarik bayaran Rp.5000 saja. Murah euy, sudah komplit diperiksa Tekanan darah, tinggi badan, berat badan, dan anamnesa medis. Sekarang?

Diakali mungkin yah. Yups, rekan saya yang bawa surat keterangan sehat dari dokter Puskesmas ditolak. Harus dan wajib bikin surat keterangan sehat ditempat. Alias bersama dokter yang katanya tugas di Samsat? Berapa tarifnya? Rp.30.000 tanpa diperiksa dokter. Bertemu dokter yang namanya tertera di surat kesehatan pun tidak. Laaah bagaimana bisa tau bahwa kita sehat ya? Tau-tau udah di tanda tangani aja. Hmmmm sudah ku duga !!! 😀

This is fact…. From Kalimantan Selatan (South Borneo)

Salam Dari Borneo

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s