Perawat Profesional : Hal yang harus diperhatikan saat pemasangan infus !

Assalamualaikum masbro mbabro

iimvixby – Lama tak berbagi ilmu keperawatan nih, saya jadi ingin berbagi kepada masbro ataupun mbabro yang memang saat ini adalah sebagai perawat ataupun masih menjadi mahasiswa. Yups, memasang infus (IVfd-intravenous fluids) sudah menjadi kegiatan harian perawat khususnya yang kerja ϑî rumah sakit. Walaupun ada kerancuan pada penugasan memasang infus. Antara tugas dokter atau perawat. Namun dilapangan, 99,9% dilakukan oleh perawat.Memasang infus, gampang-gampang susah, lebih banyak gampangnya dibanding susahnya… Berikut beberapa hal yang membuatnya susah memasang infus yang berakibat gagalnya pemasangan infus kepada pasien, hal berikut perlu dihindari :

1. Lupa berdoa, gak usah dijelasin deh ya… Minimal ucapkan bismillah…

2. Tidak Konsentrasi, konsentrasi memang diperlukan dalam melakukan penusukan. Biasanya perawat yang berada ϑî ruang Anak lah yang harus memiliki konsentrasi tinggi dikarenakan anak kecil biasanya nangis dan mungkin juga ngamuk-ngamuk ketika seorang suster/perawat/bidan/dokter masuk ke ruangan.

3. Lupa melakukan desinfeksi, Desinfeksi tentu hal yang wajib ketika kita sebagai perawat melakukan tusuk menusuk jarum kekulit pasien, sebagai tindakan yang ada pada prosedur standard.

4. Pakailah Handscoon (sarung tangan), masih sering terjadi, memasang infus dengan tanpa menggunakan sarung tangan, entah dengan alasan lupa, buru-buru, susah ketika mengambil plester, dan lain-lain.

5. Aliri selang infus hingga tidak ada udara yang terperangkap didalamnya, sebelum menusukkan jarum/abocath. Tusuk dulu botol infus dengan infus set, aliri selang sampai tidak udara didalam, gantungkan, barulah menuju ke penusukan

6. Sebelum menusuk pastikan vena mana yang akan kita tusuk. Tipsnya adalah pilihlah vena yang tidak bercabang, tidak keriting, dan tidak terletak dipersendian, kenapa? Gak usah dijelasin deh, nurut aja ya 🙂

7. Ukuran Abocath, Ingat!!! Ukuran abocath berbanding terbalik loh masbro mbabro. Semakin kecil nomor ukurannya, maka semakin besar jarumnya !!! Dan sebaliknya… Sesuaikan dengan pembuluh darah pasien

8. Dan yang terakhir agar suksesnya memasang infus dengan benar adalah perhatikan sudut penusukan. Ingat, lubang jarum harus menghadap keatas. Jangan tertelungkup. Sudut penusukan yang baik adalah sekitar 40 hingga 60 derajat,

Mohon maaf jika ada kesalahan

Salam dari Borneo

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s