Melihat dengan mata kepala sendiri Pertarungan Sengit Antara CB150R StreetFire dengan New V-Ixion Lightning

Assalamualaikum Mba dan Mas bro

Seperti yang kita ketahui bersama, pertarungan motor sport di Indonesia semakin menjadi-jadi, khususnya di segmen 150cc yang di isi line-up dari Yamaha dan Honda yang emang terkenal rivalitas tiada akhir, baik dari motogp hingga produksi massalnya bahkan fansboynya, masih ingat di ingatan saya segmen matic yg memang “baku hantam” terjadi antar 2 pabrikan besar asal Jepang ini.

Nampaknya dan memang sudah terjadi juga di segmen sport 150cc, berawal dari lahirnya sang SOHC di tahun 2007, dengan rangka yang sporty bertipe deltabox layaknya motor balap sport dunia, dan dengan tekhnologi injeksi yang mumpuni di era saat itu, membuat penjualan motor Yamaha V-Ixion moncer tak terbendung oleh Honda, sampai akhirnya di penghujung tahun 2012 Honda melahirkan suatu produk baru dengan mesin yang “nampaknya” lebih superior dibanding sang rival, mengusung mesin DOHC yang terkenal lebih dari SOHC, bahkan mindset orang Indonesia SOHC itu jadul, no comment lah untuk masalah itu.

Back to topic, kemarin saat saya dan adik saya menuju ke sebuah pantai di ujung kalimantan selatan, sebut saja pantai Takisung, siapa orang kalsel yang ga kenal Takisung? Di jamin pada tau. Jalan menuju ke pantai Takisung sangat mulus mas bro mba bro, walaupun jalannya lebar standart tapi mulus banget, topspeed motor pasti bisa di raih, saya pun sempat top speed dengan Old V-Ixion saya dengan beban saya 56 kg dan adik saya 67 kg (adik saya lebih gambot di banding saya), top speed old vixi saya 120kpj dengan ngos-ngosan, maklum berat dan memang karakter mungkin ya? Semua serba standart bahkan oli pun masih pabrikan.

Di sisi lain, saya sempat di libas motor yang ga asing lagi New V-Ixion, generasi penerus old Vixi nyelip saya saat saya konstan di 60kpj, wiih kagum saya dengan kegambotannya, belum sempat saya berpikir panjang, di kagetkan lagi dengan sport batangan yang memang sudah familiar modelnya, nyussssss, saya fikir old vixi, saya mempercepat old vixi saya dan menyadari bahwa di depan saya itu NVL Vs CB150R. Sayang lupa jepretnya mas bro, menaikkan kecepatan 110 kpj saya konstan ada di belakang 2 motor menawan tersebut. Sepertinya mereka memang bertujuan adu kebut, maklum jalanan lengang.

Tiba di suatu tempat yang ramai, kedua motor tersebut melambat, sayapun juga melambat namun tetap di belakang aja, karena saya tau, saya membawa beban lebih, dan sadar kalo power motor masih dibawah kedua motor tersebut (walaupun belum pernah nyoba). Seperti data motor tersebut Torsi 1.48kgf-m didapat pada 7.500 rpm dan power 16.59PS/8.500 rpm dipompa New Vixion dari mesin SOHC, memang pas di putaran bawah-menengah. CB150R dengan torsi ideal 1,34 kgf.m/8.000 rpm dan tenaga puncak 17,0PS/10.000 rpm di mesin DOHC nyaman dari menengah ke atas.

Memasuki tempat yang sunyi mereka kembali adu nyali. Saling menantang nyali, dan saling membuktikan siapa yang semakin didepan, jarak pendek CB tertinggal dari NVL, namun perlahan CB mendekat dan sejajar. Saya tak tau apakah semua sudah gas mentok atau belum, karena saya pun kewalahan ngejar.

Sayang adu kebut berakhir saat rider CB berbelok arah, mungkin beda tujuan mas bro, kesimpulan saya sih, memang benar apa yang dikatakan orang, kalau SOHC NVL memang TOP di perkotaan yang stop and go, CBSF Yahud di lurus nan panjang tanpa ngos-ngosan. Secara memang mesin turunan dari CBR150 yang melegenda.

Terlebih dari itu, sepertinya SOHC dan DOHC pada motor CC kecil seperti naked 150cc ga terlalu signifikan perbedaannya, mungkin seandainya ada SOHC 250cc dan DOHC 250cc, baru terasa bedanya. IMHO

Kedua motor memang rival, namun saya harap rider yang memiliki motor tersebut tidak memusuhi rider dari motor rivalnya, karena ga peduli rider motor merk apapun, kalo jatuh di jalanan, pasti di tolongin kok. Ya ga Mas bro Mba bro?

Salam dari Borneo

Aye jatuh pasti ditolong kan om?

Iklan

9 responses to “Melihat dengan mata kepala sendiri Pertarungan Sengit Antara CB150R StreetFire dengan New V-Ixion Lightning

  1. Katuju kaduanya mun dibariakan…. 😀

  2. Urang sabalah, parak higaan banua. Tuha dah mun basasahan sapida mutur, santai haja bakandaraan. :mrgreen:

  3. gimana gak ngeri namanya aja lighting dan streetfire hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s